Susahnya Menggunakan Kacamata

Kacamata merupakan sebuah frase yang terdiri dari 2 kata, yaitu kaca dan mata. Kaca merupakan sebuah benda yang berbahan dasar pasir atau silikat dengan rumus kimia (SiO2). Sedangkan mata merupakan indera untuk melihat. Jadi, kacamata adalah kaca untuk mata. Ha3x…gak nyambung ya?

Kacamata digunakan pada mata untuk membantu mata melakukan aktivitas melihat, mulai dari melirik, menengok, sampai mengintip :D. Orang bisa melihat sebuah benda dengan jelas jika bayangan benda tersebut oleh cahaya jatuh tepat pada retina mata untuk kemudian disampaikan ke otak lewat saraf sehingga bisa diterjemaahkan. Bagian mata yang mengatur fokus bayangan untuk jatuh ke retina adalah lensa mata. Lensa mata tersebut bisa menyesuaikan fokus bayangan dengan mengatur kecembungan dari lensa mata tersebut. Salah satu alasan orang menggunakan kacamata adalah karena adanya abnormalitas pada mata. Beberapa abnormalitas tersebut terjadi pada lensa mata dimana lensa mata tidak mampu melakukan fungsi memfokuskan bayangan pada retina sebagaimana mestinya. Ada beberapa tipe abnormalitas karena kelainan pada lensa mata, antara lain:

  1. Rabun Dekat (Hipermetropi). Ini disebabkan karena lensa mata tidak mampu untuk relatif lebih cembung sehingga bayangan benda jatuh di belakang retina. Biasanya kelainan ini sebabkan mata terlalu sering melihat yang jauh-jauh (melihat apa yach?)
  2. Rabun Jauh (Miopi). Ini disebabkan karena lensa mata tidak mampu untuk relatif lebih pipih sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Biasanya kelainan ini disebabkan mata terlalu sering melihat benda dengan jarak yang dekat. Pada umumnya kelainan ini disebabkan kebiasaan membaca buku terlalu dekat, menonton TV terlalu dekat, membaca pada tempat yang remang-remang sehingga memaksa mata untuk lebih dekat pada benda yang dilihat, dan sebagainya.
  3. Rabun Jauh dan Dekat (Presbiopi). Merupakan kelainan dimana mata tidak bisa melihat dengan jelas benda pada jarak jauh dan juga benda pada jarak dekat. Biasanya kelainan ini dialami oleh pada lansia.

Dengan bantuan kacamata, para penderita kelainan mata tersebut dibantu untuk memfokuskan bayangan agar tepat jatuh pada retina. Untuk rabun dekat biasanya dibantu dengan lensa cembung (positif) agar bisa membantu memfokuskan bayangan benda yang tadinya jatuh di belakang retina menjadi tepat pada retina. Rabun jauh biasanya dibantu dengan lensa cekung (negatif) agar bisa membantu memfokuskan bayangan benda yang tadinya jatuh di depan retina menjadi tepat pada retina.

Selain karena kelainan pada lensa mata, ada lagi alasan orang menggunakan kacamata, yaitu karena sakit mata. Ada beberapa jenis sakit mata, mulai dari yang menular sampai yang tidak menular. Yang tidak menular biasanya disebabkan karena alergi atau gangguan pada bagian-bagian mata yang lain. Sedangkan yang menular kerana disebabkan virus atau bakteri, dan sakit mata yang menular inilah yang sedang saya alami sekarang.Hik3x.

Kejadiannya bermula sejak sabtu tanggal 9 Mei 2009 kemarin. Waktu itu teman sekamar saya sedang sakit mata menular (Trakoma) yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Ntah karena lagi apes, waktu itu kami ada dikosan bersama-sama karena lagi weekend. Malahan kami sempat membersihkan kamar yang sudah kayak kapal pecah. Kalau hari biasa sih kami jarang ketemu di kosan. Kalau saya berangkat ke kampus, dia baru pulang, kalau dia pulang, saya masih di kampus. Akhirnya, senin saya mulai merasakan serangan bakteri yang dibawa teman sekamar saya itu. Waktu itu saya sangat khawatir karena pagi itu saya di-request dosen saya untuk ngajar pembuatan web menggunakan Joomla CMS di kelas E-Business/E-Commerce yang sedang saya ambil semester ini. Untung pas pagi belum terlalu parah. Mata saya mulai bengkak dan memerah pas sudah menjelang siang. Akhirnya saya pun memutuskan sesuatu menyangkut masa depan mata saya, yaitu membeli kacamata. Masa depan?Ha3x..Sebenarnya sih karena saya malu dilihat orang kalau lagi sakit mata gitu. Selain membuat mata merah dan bengkak, juga membuat mata lebih cipit kayak abis bangun tidur. Ntar malah dikirain raja tidur dari daratan china hitam.Ha3x. Akhirnya dengan modal $ 1,5 (dengan kurs IDR 10.000/US$ 1) saya pun membeli sebuah kacamata dengan merk “KL .Inc” ( baca:kaki lima :) ). Saya memilih kacamata semi hitam dan bentuknya lumayan keren. Dan benar juga, saya jadi makin keren ketika memakai kacamata tersebut. Kwkwkwkwkw.

Tetapi, lama kelamaan saya mulai merasakan ketidaknyamanan menggunakan kacamata tersebut. Mungkin inilah yang namanya ketidakbiasaan. Saya merasa risih dengan lensa yang membuat pandangan saya yang biasanya lapang menderang menjadi terhalang oleh benda tersebut. Belum lagi pegganjal kacamata pada hidung yang membuat geli-geli risih. Yang paling membuat saya tidak nyaman adalah gagang kacamata tersebut yang menekan bagian kepada di atas telinga. Meskipun tekanannya tidak kuat, tapi karena terlalu lama, kulit kepala sayapun menjadi jenuh dan sakit.

Yach, meskipun memakai kacamata semi hitam tersebut membuat semakin keren, tapi saya berpikir betapa banyaknya kesulitan yang saya dapatkan. Mending biasa-biasa saja tapi tidak memakai kacamata. Meskipun begitu, saya bisa belajar merasakan sesuatu yang selama ini pasti dirasakan oleh sesama saya yang memakai kacamata. Saya merasakan kesulitan yang dialami oleh pengguna kacamata demi bisa melihat benda lebih jelas. Hmm, beruntunglah orang yang tidak menggunakan kacamata. So, gak ada asalan untuk tidak menjaga kesehatan mata agar bisa melakukan fungsinya sebagai mana mestinya. Mata merupakan anugerah Tuhan agar kita bisa melihat dunia-Nya yang begitu indah ini.

2 Comments

  • maSIRFAN Reply

    Huuf hari ini mata ku juga sakit…
    nga tau knpa kok bisa sakit..
    tak inget2…. nga inget penyebab sakit nya.

    ya udah di rasakan aja…

  • quinie Reply

    tapi udah sembuh kan? ga kedokter ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.