Hai, Perkenalkan Aku Freda br. Sinaga

Suatu ketika, saya bersama sahabat bercerita tentang pengalaman yang lucu, sedih, dan menantang yang kami rasakan di perantauan. Pengalaman yang berbeda membuat kami saling takjub, sementara pengalaman yang sama bisa membuat kami sesekali menertawakan nasib. Di akhir cerita, kami selalu optimis bakal menceritakan kisah tersebut untuk anak cucu, walau saat itu kami belum punya pacar atau istri yang menjadi pasangan yang akan memberi kami keturunan. Saat itu kami juga belum tahu apakah kami berkeinginan punya anak agar ada yang mendengarkan cerita kami?

Ada banyak tujuan utama orang mempunyai anak. Beberapa orang yang pernah saya tanya menjawab diantaranya:

  1. Untuk mempertahankan garis keturanan dalam bermasyarakat baik dari garis ayah (patrilineal), atau dari ibu (matrilineal).
  2. Membentuk keluarga yang sempurna. Keluarga disini didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang terdiri dari ayah, ibu , dan anak.
  3. Sebagai bagian dari iman kepercayaan. Dalam agama yang mereka anut, mempunyai keturunan berarti membentuk masyarakat baru yang akan memuliakan Tuhan Sang Pencipta.
  4. Banyak anak banyak rejeki.
  5. Pewaris tahta atau warisan.

dan masih banyak lagi

Ada pula beberapa orang yang tidak menginginkan keturunan. Mereka memilih untuk tidak menikah. Ada juga yang menikah namun memilih tidak memiliki keturunan. Bisa jadi karena mereka menemukan bayangan kesulitan jika mempunyai anak kelak atau tidak mengharapkan 1 diantara 5 tujuan yang saya sebutkan diatas.

My New World

Tapi, bagi orang seperti saya, lebih suka membayangkan yang enak-enaknya saja. Pokoknya kalau punya anak pasti bisa mendapatkan kebahagiaan yang hakiki. Itulah sebabnya sejak menikah, doa saya bersama istri yang tidak pernah terlewatkan adalah diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk mempunyai keturunan.

M E N U N G G U Kami sempat menunggu selama hampir 1,5 tahun dimana setelah itu istri sempat hamil sesaat saya pindah ke Jakarta. Namun saat itu janin yang dikandung pertumbuhannya kurang baik. Tuhan memang tidak pernah membiarkan umatnya bersedih terlalu lama. Beberapa bulan kemudian istri saya positif hamil lagi. Kisah baru akhirnya kami alami. Menunggu seorang anak lahir walaupun 9 bulan lamanya benar-benar membuat hidup lebih berarti. Bagi saya ini semacam pembuktian bahwa keputusan besar dan berat yang saya buat tidak sia-sia. Seolah saya ingin berkata ke banyak orang bahwa saya berada di jalur yang seharusnya.

B U A H K E S A B A R A N Dua bulan yang lalu, 8 Mei 2019, lahirlah seorang putri ditengah-tengah kami. Kami beri nama FREDA ROMIAN VERONICA SINAGA. Saya sengaja memberi nama ROMIAN. Bukan hanya sebagai identitas seorang Batak, tapi penuh makna RO: Datang & MIAN: Tinggal, dengan harapan dia akan mengundang Tuhan datang dan tinggal di hatinya.

Oh ya, kelahiran Freda bagi saya seperti mendapatkan berkat ganda. Saya sangat menginginkan mempunyai anak pertama seorang perempuan. Hehehe.

Pelajaran hidup yang saya alami: jangan takut mengorbankan sesuatu yang besar sekalipun untuk mendapatkan sesuatu yang tak ternilai harganya… walau berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.